Pemerintah Kabupaten Wonogiri
.:: Selamat Datang di Website Resmi Pemerintah Kabupaten Wonogiri ::.
Berita

Sekda Kabupaten Wonogiri, Drs. Budisena, MM berharap Tim Advokasi Difabel (TAD) Kabupaten Wonogiri mampu melakukan terobosan-terobosan ke instansi terkait guna memfasilitasi kebutuhan para difabel (penyandang cacat) di Wonogiri yang hingga tahun 2011 telah tercatat sejumlah 13.620 orang.Hal ini disampaikan saat menerima perwakilan TAD Kabupaten Wonogiri di Ruang Kerja Bupati Wonogiri, Kamis (26/1).


“Kebijakan untuk memfasilitasi para difabel telah ada melalui program-program yang ada di SKPD oleh karena itu saya berharap TAD untuk selalu berkoordinasi dengan SKPD-SKPD terkait seperti di Dinas Sosial, Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan maupun di Dinas Perindagkop dan UMKM” terangnya.


Menurut Peraturan Bupati Wonogiri Nomor 16 Tahun 2011 tentang Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Wonogiri Tahun 2012 disebutkan bahwa Dinas Pendidikan memiliki program kegiatan berupa bantuan fasilitasi pendidikan inklusi. Dimana sekolah inklusi merupakan sekolah yang menampung semua peserta didik baik yang normal maupun berkelainan di kelas yang sama.


Sedangkan di Dinas Sosial melalui Program Pembinaan Para Penyandang Cacat dan Trauma juga direncanakan di tahun 2012 meliputi kegiatan antara lain peningkatan UEP dan bantuan sosial kepada penyandang cacat produktif, Pengembangan KUBE penyandang cacat, Pembinaan dan pemberian bantuan kepada penca non produktif, Pembinaan, pelatihan ketrampilan dan pemberian bantuan sosial kepada eks penyandang penyakit kronis, pengiriman penyandang cacat ke panti-panti rehabilitasi, pelatihan bagi penyandang cacat di loka bina karya (LBK), fasilitasi pengiriman dan bantuan pengobatan penyandang cacat, fasilitasi bantuan sosial alat Bantu penyandang cacat, pembinaan dan pelatihan kesenian bagi penyandang cacat, pengiriman peserta pentas seni penyandang cacat ke tingkat propinsi/pusat, pendampingan kegiatan tim advokasi difabel (TAD) Kab. Wonogiri dan fasilitasi kerjasama pelayanan rehabilitasi sosial.


Sementara di Dinas Kesehatan melalui program pelayanan Penduduk Miskin Pemkab Wonogiri menyelenggarakan kegiatan pelayanan operasi katarak dan bibir sumbing.


Dari beberapa program yang telah ada memang masih dirasa kurang memadai guna memfasilitasi difabel yang cukup banyak di wilayah Kabupaten Wongiri, oleh karena itu Sekda Wonogiri memberikan apresiasi kepada TAD yang telah menjalin kerjasama dengan pihak ketiga lainnya. Sekda Budisena yakin bahwa jika difabel dibina, dibimbing dan diarahkan dengan baik maka mereka akan menunjukkan potensi yang lebih baik daripada yang tidak memiliki kekurangan sama sekali.


Di akhir audiensi, Ketua TAD, Drs. Suharno, M.Pd berharap dukungan pemerintah ini akan tetap berkelanjutan khususnya dalam alokasi dana di APBD. “Lebih-lebih jika pemerintah daerah dapat segera memberikan payung hukum bagi para difabel agar bisa lebih kuat eksistensinya” harapnya. (in_humas)

| dibaca 441 kali | 31/01/2012 00:00 WIB
Total Content : -
Halaman