SATPOL PP UTAMAKAN KOMUNIKASI PERSUASI DALAM PENEGAKKAN PERDA WONOGIRI


Penegakkan Perda selalu jadi hal yang dilematis baik bagi pemerintah daerah maupun masyarakat. Penegakkan Perda yang identik dengan penggusuran dan razia oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) serta instansi terkait, kini tidak lagi dirasakan masyarakat Wonogiri. Satpol PP Kabupaten Wonogiri mengedepankan tindakan preventif dan komunikasi persuasif dalam hal penegakkan perda sehingga tidak diperlukan lagi upaya pemaksaan.

Ditemui di kantornya, Kamis (8/2), Kepala Satpol PP Wonogiri Waluyo mengatakan bahwa pihaknya membudayakan tindakan pencegahan dan komunikasi kekeluargaan untuk menertibkan masyarakat dan menegakkan perda. “ Di Wonogiri ini mengutamakan preventif, tidak sampai ada pemberkasan-pemberkasan. Kita mengedepankan humanisme, kita mengedepankan komunikasi, kita mengedepankan yang non-yustisi,” kata waluyo.

Waluyo merasa, budaya kerja seperti ini dirasa lebih berkualitas dalam menjalin hubungan baik dan kerjasama antara pemkab dan masyarakat. “Dengan kita tegakkan perda dengan pendekatan komunikasi yang efektif, masyarakat juga lebih manut kan, taat, justru itu rohnya di situ,” tandasnya.

Ketika komunikasi preventif sudah berhasil dan berjalan baik di Wonogiri, tambah Waluyo, tidak diperlukan lagi adanya pemberkasan dan sidang perkara pelanggaran perda.

 

Reporter : Essa (Diskominfo Wonogiri)

Foto : Dokumentasi Satpol PP Wonogiri

 

Apakah website ini bersifat informatif?

  • Pengunjung (304835 Kunjungan)
  • Hits (304835 Kunjungan)
  • Hari Ini (214 Kunjungan)
  • Kemarin (963 Kunjungan)